BIC DATABASE DETAILS

Inovasi ini memanfaatkan bakteri asam laktat probiotik lokal sebagai hasil dari proses fermentasi whey, limbah pengolahan Dangke. Hasilnya adalah minuman kaya probiotik yang enak dengan rasa yang khas, serta memiliki berbagai manfaat fungsional bagi kesehatan, termasuk sebagai stabilisator mikroflora usus, anti mikroba, mengendalikan hipertensi, dan menurunkan kolesterol; dan minuman bebas laktosa bagi penderita intoleransi laktosa. 

Melalui pemanfaatan produk/hasil samping pengolahan Dangke, inovasi ini ikut memecahkan masalah lingkungan, serta dapat meningkatkan penghasilan pengrajin tradisional pembuat Dangke; yang membantu upaya pelestarian tradisi dan budaya lokal Enrekang.
Indigenous probiotic from lactic acid bacteria can be produced through the fermentation of whey, a waste from Dangke processing, traditional buffalo cheese from Enkerang. As a result is probiotic-rich and lactose-free beverage with a tasty traditional “touch”, that offer various health benefits. By utilizing the byproduct from Dangke processing, this innovation offers multiple value added aside to offering healthy drinks. It helps to reduce environmental pollution and adds value to the traditional Dangke producers, that in turn will support government efforts to preserve the local tradition and local wisdom from Enkerang.
Inovasi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan menawar-kan nilai tambah ekonomi, menunjang kesehatan masyarakat, menjamin kelestarian lingkungan, sekaligus menanggulangi kemiskinan.
• Minuman Kesehatan probiotik dengan cita-rasa tradisional khas Dangke 
• Memanfaatkan hasil samping whey pengolahan Dangke, yang menyebabkan pencemaran lingkungan
• Meningkatkan pendapatan produsen Dangke, sehingga pada gilirannya ikut melestarikan tradisi / budaya pembuatan Dangke khas Enrekang
-
-