BIC DATABASE DETAILS

Proses pemanenan jagung sampai saat ini masih dilakukan secara manual. Hanya proses pemipilan jagung yang sudah mulai menggunakan mesin, meskipun masih menyisakan nilai kerugian pipilan jagung terbuang di atas 12%. 

Dengan mesin corn combined harvester, proses pemanenan dan pemipilan dilakukan dalam satu sistem. Silinder perontok pada mesin ini memiliki 2 fungsi ganda, yaitu sebagai pemipil dan sebagai pemotong bonggol. Concave screen juga diperbesar jari-jarinya agar semua pipilan jagung dapat lolos ke proses pemilahan selanjutnya. Hasilnya, mesin ini dapat mengurangi kerugian pipilan jagung terbuang hingga di bawah 4%. Waktu pemanenan dapat dipersingkat hingga 10 kali lebih cepat, dengan hasil pipilan jagung yang lebih bersih.
The current process of corn harvesting still leaves the value of corn seed losses at above 12%. With corn combined harvester machine, the harvesting and shelling corn process is running simultaneously. Thresher cylinder on this machine work as sheller and as corn cob cutter. As a result, this machine can cut the loss value of corn pipe wasted below 4%. Harvesting time can also be shortened to 10 times faster with cleaner produced corn seed.
Era pertanian padat karya sedang dalam proses bertransisi ke mekanisasi, bukan hanya karena alasan produktivitas, efisiensi dan kecepatan proses; tetapi juga karena semakin langkanya pekerja di sektor pertanian. 
• Mampu mempercepat waktu panen hingga 10 kali
• Menghemat biaya panen hingga setengahnya
• Pipilan jagung yang dihasilkan lebih bersih
-
-