BIC DATABASE DETAILS

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, setiap empat hari terjadi minimal satu kali tabrakan beruntun di jalan tol. Hal ini disebabkan minimnya rambu jaga jarak, ketidak-pedulian pengemudi, dan ketiadaan perangkat pengukur jarak. Solusi yang ada, mahal dan tidak sederhana.

Inovasi ini menawarkan cara menandai jarak aman antar kendaraan dengan memanfaatkan batas akuitas optik mata (ketajaman penglihatan), berupa stiker yang ditempel di belakang kendaraan. Angka atau siluet pada stiker yang tampak tidak jelas, menandakan pengemudi yang melihatnya berada pada jarak aman. Inovasi ini telah dikembangkan dengan menampilkan angka atau gambar melalui tampilan layar LCD. Alhasil, inovasi ini dapat menurunkan resiko tabrakan beruntun karena biayanya rendah, sederhana dan tepat guna.
Pile-up car accident is happened because the driver cannot maintain a safe distance between vehicles. This innovation reveals how to mark a safe distance between vehicles by utilizing optical acuity of the eye which focused on the sticker attached on the tailed vehicle. If the number or silhoutte on the sticker is unclear seen by the driver, then the distance is safe. Otherwise, it tells the distance by the sticker.
inovasi yang sederhana dan tepat guna, dapat menanggulangi keterbatasan manusia dalam berkendara, yang akhirnya dapat menurunkan resiko kecelakaan transportasi.
• Penggunaan yang mudah dan harganya murah
• Meningkatkan keamanan berkendara dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu-lintas
• Warna stiker dapat disesuaikan dengan warna kendaraan
-
-